• September 23, 2022

Kishida tidak jelas tentang mengadakan pertemuan puncak formal dengan Korea Selatan

Perdana Menteri Fumio Kishida, Kamis, mengindikasikan masih belum jelas kapan Jepang dan Korea Selatan dapat membangun pertemuan antara para pemimpin mereka dengan pertemuan puncak formal, sebuah langkah simbolis menuju peningkatan hubungan bilateral yang telah lama kacau karena masalah sejarah dan teritorial.

“Tidak ada yang diputuskan saat ini,” kata Kishida pada konferensi pers di New York tentang prospek pertemuan puncak dengan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol, sehari setelah para pemimpin mengadakan pertemuan langsung pertama mereka.

Kedua pemerintah menganggap pembicaraan itu informal, pertemuan itu diadakan secara tertutup dan berlangsung selama sekitar 30 menit.

Kedua pemimpin negara-negara tetangga di Asia Timur sepakat untuk memulihkan hubungan bilateral yang baik selama pertemuan mereka di sela-sela sesi tahunan Majelis Umum PBB, menurut pemerintah mereka.

Kishida dan Yoon juga berbagi keprihatinan serius atas rudal Korea Utara dan ancaman nuklir, dan berjanji untuk meningkatkan kerja sama untuk menangani masalah yang berkaitan dengan Pyongyang, kata kedua negara.

Hubungan antara Tokyo dan Seoul telah memburuk selama kira-kira tiga tahun terakhir karena masalah tenaga kerja dan wilayah, mencapai tingkat terburuk dalam beberapa dekade di bawah pemerintahan pendahulu Yoon, Moon Jae In. Yoon menjabat pada Mei.

Pemimpin Jepang dan Korea Selatan terakhir mengadakan pertemuan tatap muka formal pada Desember 2019.

Pada konferensi pers, Kishida juga menunjukkan kesediaannya untuk mengadakan pertemuan puncak dengan Presiden China Xi Jinping, dengan mengatakan bahwa Tokyo dan Beijing akan “mempertimbangkan dan mengatur cara-cara khusus untuk berdialog.”

Para pemimpin dari Jepang dan China belum mengadakan pembicaraan langsung sejak Desember 2019, karena kedua negara tetap berselisih mengenai Kepulauan Senkaku, sekelompok pulau di Laut China Timur yang dikelola oleh Jepang tetapi diklaim oleh China, serta meningkatnya kekhawatiran atas masalah tersebut. Selat Taiwan.

Ketegangan atas Taiwan telah meningkat setelah perjalanan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS Nancy Pelosi pada awal Agustus ke pulau demokratis yang diperintah sendiri, yang dipandang Beijing sebagai provinsi yang memisahkan diri untuk dipersatukan kembali dengan daratan, dengan paksa jika perlu.

©KYODO

Baiklah lumayan sampai disini saja pembahasan kita tentang pengeluaran.sydney yang mampu kami sampaikan dan kerap – seringlah berkunjung ke halaman ini sehingga beroleh informasi seputar Toto SDY 6D terbaru, diakhir kata kami ucapkan terimakasih banyak dikarenakan telah bersedia menyempatkan waktunya untuk datang ke halaman ini dan sampai jumpa dilain peluang ya.