• Mei 3, 2022

Junta Mali memutuskan perjanjian pertahanan dengan Prancis – Panduan Expat ke Prancis

Junta penguasa Mali mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka memutuskan perjanjian pertahanannya dengan mantan penguasa kolonial Prancis, mengutuk “pelanggaran mencolok” kedaulatan nasionalnya oleh pasukan Prancis di sana.

Pengumuman itu—yang diancam beberapa kali selama beberapa minggu terakhir—adalah konfirmasi terbaru dari memburuknya hubungan antara junta di Mali dan Prancis.

“Untuk beberapa waktu sekarang, pemerintah Republik Mali dengan menyesal mencatat penurunan mendalam dalam kerja sama militer dengan Prancis,” kata juru bicara Kolonel Abdoulaye Maiga dalam sebuah pernyataan yang disiarkan televisi.

Maiga mengutip beberapa contoh pasukan Prancis yang melanggar wilayah udara negara itu.

Dia merujuk pada keputusan Juni 2021 oleh Prancis untuk mengakhiri operasi gabungan dengan pasukan Mali.

Dan dia menyebutkan keputusan Prancis yang diambil pada Februari untuk menarik pasukannya dari Mali.

Pihak berwenang Mali mengatakan mereka telah memberi tahu Paris tentang keputusan itu pada Senin sore.

Prancis sejauh ini belum mengeluarkan reaksi resmi atas pengumuman junta tersebut.

– Ketegangan yang meningkat –

Ketegangan antara Prancis dan junta di Mali, yang merebut kekuasaan pada Agustus 2000, telah meningkat selama beberapa waktu.

Perjanjian Mali telah berakhir adalah mereka yang menetapkan kerangka kerja untuk intervensi Prancis di Mali pada tahun 2014.

Mereka ditandatangani setahun setelah pasukan Prancis mengerahkan kekuatan besar untuk membantu angkatan bersenjata Mali menghentikan serangan jihadis di sana.

Hubungan Prancis dengan Mali mendingin ketika junta menolak tekanan internasional untuk menetapkan jadwal bagi pengembalian cepat ke pemerintahan sipil yang demokratis.

Paris juga keberatan dengan pemulihan hubungan rezim dengan Kremlin.

Baik Prancis dan Amerika Serikat menuduh tentara bayaran dari perusahaan keamanan terkait Kremlin Wagner ditempatkan di Mali, di mana junta mengklaim Rusia hanyalah instruktur militer yang membantu memulihkan ketertiban.

Petak luas Mali berada di luar kendali pemerintah karena pemberontakan jihadis, yang dimulai pada 2012 sebelum menyebar tiga tahun kemudian ke negara tetangga Burkina Faso dan Niger.

Junta militer merebut kekuasaan di negara bagian Sahel yang miskin dan terkurung daratan menyusul protes atas penanganan pemerintah terhadap perang melawan para jihadis.

Konflik tersebut menyebabkan ribuan kematian militer dan sipil dan memaksa ratusan ribu orang meninggalkan rumah mereka.

Junta awalnya berjanji untuk memulihkan pemerintahan sipil, tetapi gagal memenuhi komitmen sebelumnya kepada blok Afrika Barat ECOWAS untuk mengadakan pemilihan pada Februari tahun ini, yang mendorong sanksi regional.

Pada hari Minggu, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan pengembalian cepat ke pemerintahan sipil di Mali, Guinea dan Burkina Faso, semua saat ini diperintah oleh rezim militer.

Bila anda tengah membaca artikel ini, artinya today keberuntungan sudah memihak pada kalian. Sebab anda telah berhasil keluar sgp hari ini duit asli terpercaya yang punyai kredibilitas tinggi. Baik didalam menyajikan permainan judi togel online, pendaftaran account toto ataupun depo wd kemenangan member. Semuanya kita kemas di dalam layanan terbaik demi memicu kenyamanan dan keamanan menjadi nyata adanya. Menjadikan para penjudi betah bermain didalam web bandar togel terakhir kami dan jadi member setia.