• Mei 20, 2022

Jepang akan mengizinkan 20.000 kedatangan internasional setiap hari mulai Juni

Jepang akan menggandakan batas kedatangan luar negeri menjadi 20.000 orang per hari mulai bulan depan karena terus melonggarkan kontrol perbatasan yang dipicu oleh pandemi virus corona, kata juru bicara pemerintah, Jumat.

Pemerintah juga akan melonggarkan aturan pengujian dan karantina COVID-19 bagi orang-orang yang tiba di Jepang, membagi negara dan wilayah menjadi tiga kelompok sesuai dengan situasi infeksi.

Wisatawan dari kelompok “biru” dengan risiko terendah akan dibebaskan dari pengujian setibanya di Jepang dan dikarantina di rumah, Kepala Sekretaris Kabinet Hirokazu Matsuno mengatakan pada konferensi pers. Mereka masih perlu menunjukkan hasil tes negatif sebelum keberangkatan.

Sekitar 80 persen peserta kemungkinan berasal dari negara dan wilayah yang termasuk dalam kelompok itu, kata Matsuno, seraya menambahkan bahwa rinciannya akan diumumkan minggu depan.

Orang-orang yang datang dari negara dan wilayah yang ditempatkan dalam kelompok “merah” berisiko tinggi akan diminta untuk mengikuti tes COVID-19 ketika mereka memasuki Jepang dan tinggal selama tiga hari di fasilitas karantina.

Mereka yang berada dalam kelompok “kuning” yang tersisa perlu dites COVID-19 pada saat kedatangan dan tinggal selama tiga hari di rumah atau fasilitas karantina, menurut pemerintah, tetapi ini tidak berlaku untuk orang yang telah menerima dosis vaksin ketiga mereka.

“Kami yakin (review) akan membuat kelancaran masuknya pengunjung,” ujarnya.

Matsuno tidak merinci kapan Jepang akan mulai menerima turis asing lagi, hanya mengatakan bahwa persiapan sedang dilakukan untuk melakukannya.

Perdana Menteri Fumio Kishida mengatakan pemerintahnya akan lebih jauh melonggarkan kontrol perbatasan untuk membawa mereka sejalan dengan negara-negara Kelompok Tujuh lainnya pada bulan Juni.

Tinjauan tersebut dilakukan ketika Jepang telah melihat situasi infeksi stabil dalam beberapa pekan terakhir.

Jumlah kasus COVID-19 di Jepang lebih rendah daripada di anggota G7 lainnya seperti Inggris, Jerman, Prancis, dan Amerika Serikat, menurut penghitungan oleh Universitas Johns Hopkins.

Jepang secara efektif menutup pintunya bagi warga negara asing yang bukan penduduk untuk mencegah lonjakan infeksi yang didorong oleh varian Omicron yang sangat menular dari virus corona akhir tahun lalu.Langkah itu menuai kritik di dalam dan luar negeri karena terlalu ketat.

Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah secara bertahap meningkatkan jumlah orang yang diizinkan memasuki Jepang secara bertahap, dengan batas harian saat ini adalah 10.000.

Pelancong ke Inggris tidak diharuskan menunjukkan bukti hasil tes negatif sebelum keberangkatan atau mengambil tes COVID-19 pada saat kedatangan.

Pengujian pada saat kedatangan tidak diperlukan untuk pelancong ke Amerika Serikat sementara Jerman dan Italia meminta pelancong yang masuk yang belum sepenuhnya divaksinasi untuk menunjukkan bahwa mereka dites negatif untuk virus sebelum masuk.

© KYODO

Baiklah lumayan hingga disini saja pembahasan kami tentang pngluaran sdy yang bisa kita sampaikan dan kerap – seringlah mampir ke halaman ini sehingga mendapatkan informasi seputar Toto SDY 6D terbaru, diakhir kata kami ucapkan terimakasih banyak sebab udah bersedia menyempatkan waktunya untuk mampir ke halaman ini dan sampai jumpa dilain kesempatan ya.